Liputan6.com, Karawang : Di momentum Lebaran yang biasanya diisi dengan silaturahmi dan saling bermaafan, dua kelompok warga justru terlibat baku hantam. Gara-gara telepon genggam.
Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (10/8/2013), batal mencapai kesepakatan damai, warga antar Desa di Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat kembali rusuh. Tawuran yang terjadi pada Jumat (9/8) petang tersebut diduga mengakibatkan belasan orang terluka akibat lemparan batu dan kayu.
Warga di sekitar lokasi kejadian menuturkan, tawuran antar penduduk Desa Kedung Asem dengan Desa Tegal Waru tersebut dipicu peristiwa perampasan telepon genggam. Akibatnya, warga yang dirampas hartanya itu menyerang warga Kedung Asem beberapa waktu lalu.
Saat kejadian, tawuran sempat terhenti karena dilerai warga, namun akhirnya pecah kembali saat sore hari. Untuk meredam pertikaian, anggota Polres Karawang harus turun tangan ke lokasi.
Kini warga harus membersihkan batu, botol, dan kayu yang tersisa berserakan di lokasi tawuran. (Tys/Ein)




