Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie. (Liputan6.com/Abdul Aziz Prastowo)Liputan6.com, Jakarta : Meski pemilihan presiden 2014 kian mendekat, Aburizal Bakri alias Ical mengaku belum menentukan calon pendampingnya untuk maju ke bursa pencalonan. Ketua Umum Partai Golkar ini menyatakan calon wakilnya dapat dari pihak mana saja.
"Ada dari Partai Golkar, bisa dari profesional, bisa juga dari partai lain, yang terbaik bagi negara," kata Aburizal saat bersilaturahmi di kediaman Setyo Novanto, Kawasan Panglima Kediaman, Jakarta, Jumat (9/8/2013).
Mengenai sosoknya pun, Ical masih enggan berkomentar banyak. "Belum ada sampai sana, belum tahu siapa," ujar dia.
Sementara itu, dalam sikapnya Ical menyatakan akan mengikuti gaya koalisi yang dilakukan Susilo Bambang Yudhoyono saat maju di pemilihan presiden 2009 silam.
Menurutnya, meski maju sendiri, SBY mampu meyakinkan partai lain untuk berkoalisi saat menjabat sebagai pemimpin negara.
"Pak SBY, Demokrat hanya mencalonkan sendiri, tidak mencalonkan dengan yang lain. Tapi, di dalam pemerintahannya itu sebagai Presiden, dia itu berkoalisi dengan semua partai-partai," jelas Ical.
Untuk diketahui, dalam Rapat Pimpinan Nasional Golkar yang ketiga pada 2012 lalu, Aburizal Bakrie telah ditetapkan menjadi bakal calon presiden dari partai politik yang bersimbol pohon beringin itu.
Dalam rapat itu juga menghasilkan keputusan Ical untuk memilih pendampingnya. Ical sempat melontarkan keinginan untuk menjadikan Joko Widodo atau Mahfud MD sebagai wakilnya. (Tys/Ein)




